Powered By Blogger

Jumat, 21 September 2012

Dasar-dasar Anatomi

Anatomi dan Fisiologi Manusia 
Oleh : Ns. Andra Saferi Wijaya, S.Kep
Anatomi dan Fisiologi Manusia.
anatomi dan fisiologi adalah ilmu dalam bidang kesehatan / kedokteran yang mempelajari di dalamnya anatomi dan fisiologi metabolisme tubuh, anatomi dan fisiologi sistem saraf, anatomi dan fisiologi sistem digestif, anatomi dan fisiologi payudara, otak, panggul, dan bagian tubuh lainnya. ilmu anatomi tubuh manusia ini wajib dikuasi oleh mahasiswa bidang kedokteran khususnya, keperatan serta kebidanan.


  • Anatomi adalah ilmu yang mempelajari struktur dan hubungan antara bagian-bagian tubuh.
  • Fisiologi adalah ilmu yang mempelajari fungsi bagian-bagian tubuh dan tubuh secara keseluruhan. Beberapa pengkhususan di dalam setiap ilmu ini adalah sebagai berikut.
  • Anatomi kotor(anatomi makroskopik) adalah ilmu yang mempelajari bagian-bagian tubuh yang bisa dilihat oleh mata telanjang,seperti jantung dan tulang.
  • Histologi adalah ilmu yang mempelajari jaringan-jaringan dalam tingkat mikroskopik.
  • Sitologi adalah ilmu yang mempelajari sel-sel dalam tingkat mikroskopik.
  • Neurofisiologi adalah ilmu yang mempelajari bagaimana system saraf berfungsi.

Organisasi dalam system Kehidupan
  • Sistem Kehidupan dapat didefinisikan dari berbagai sudut pandang,dari yang paling luas(memperhatikan seluruh bumi) sampai yang paling kecil(tingkat atom).
  • Pada tingkat kimia,atom,molekul(gabungan atom),dan ikatan kimia diantara atom menyediakan kerangka kerja yang menjadi dasar bagi semua kegiatan kehidupan.
  • Sel adalah unit terkecil dari kehidupan. Organela dalam sel adalah bagian-bagian tubuh yang dikhususkan untuk melakukan fungsi-fungsi sel khusus. Sel sendiri juga dapat bersifat khusus. Karenanya terdapat sel saraf,sel tulang,dan sel otot.
  • Jaringan adalah sekelompok yang mirip,yang melakukan fungsi-fungsi yang sama.
  • Organ adalah sekelompok jaringan yang berbeda,yang bekerja sama untuk melakukan suatu kegiatan tertentu. Jantung adalah sebuah organ yang tediri atas jaringan otot,saraf,jaringan ikat,dan jaringan epitelum.
  • Sistem organ adalah dua atau lebih organ,yang bekerja sama untuk mengerjakan suatu tugas tertentu. Contohnya, system pencernaan.
  • Organisme adalah sebuah system yang mempunyai ciri-ciri mahluk hidup, yaitu mampu memperoleh dan memproses energi,mampu menghadapi perubahan-perubahan lingkungan,dan mampu berkembang biak.

Homeostasis
Homeostasis adalah suatu ciri yang dimiliki oleh semua system kehidupan,yaitu pemaliharaan keadaan internal yang stabil dalam batas-batas tertentu. Keadaan stabil ini dipelihara melalui umpan balik negative.
Dalam umpan balik negative,mekanisme pengindraan (reseptor) mengenali perubahan keadaan di luar batas-batas tertentu. Pusat control atau integrator(sering terdapat di otak) menilai perubahan tersebut dan mengaktifkan mekanisme kedua(efektor) untuk memperbaiki keadaan. Keadaan tersebut senantiasa dipantau oleh reseptor dan dievaluasi oleh pusat control. Ketika pusat control menentukan bahwa keadaan telah kembali normal,tindakan perbaikan tidak dilanjutkan lagi. Oleh karena itu,dalam umpan balik negative keadaan yang berbeda dibatalkan atau ditiadakan sehingga kondisi dapat kenbali normal. Sedangkan umpan balik positif,yaitu ketika suatu aksi meningkatkan keadaan sehingga semakin terdorong sampai melebihi batas normal. Umpan balik positif seperti itu adalah suatu hal yang tidak biasa,namun memang terjadi selama proses kelahiran bayi,proses menyusui,dan orgasme seksual.

Peristilahan Anatomi
  • Potongan tubuh dan bagian-bagiannya digunakan untuk menggambarkan tubuh atau oran yang terbagi menjadi dua bagian.
  • Potongan sagital membagi tubuh atau oragan sacara vertical menjadi bagian kiri dan kanan. Jika bagian kiri dan kanan sama,maka disebut potongan midsagital,jika tidak,maka disebut potongan parasagital
  • Potongan frontal(koronal) membagi tubuh atau organ secara vertical menjadi dua bagian tubuh yaitu bagian depan dan belakang.
  • Potongan horizontal(melintang) membagi tubuh secara horizontal menjadi bagian atas dan bawah.
  • Rongga tubuh adalah daerah tertutup yang melindungi organ. Rongga tubuh bagian belakang(dorsal)meliputi rongga kranium(kepala yang melindungi otak) dan rongga vertebral(tulang belakang yang berisi sumsum tulang belakang). Rongga depan(ventral) meliputi rongga dada atau toraks(yang berisi paru-paru,masing-masing di dalam pleuronnya sendiri,dan jantung di rongga pericardia) dan rongga perut dan panggul(yang berisi organ-organ pencernaan di rongga perut,dan kandung kemih serta organ–organ reproduksi yang terdapat dalam rongga panggul).

Minggu, 24 Juni 2012

Keperawatan Keluarga


KONSEP KELUARGA
By. Andra Saferi Wijaya, S.Kep,. Ners


Defenisi Kelarga
·    Dua/lebih indv yg b’gabung krn hub darah, p’kawinan/adopsi, hidup dlm satu rumah tangga, b’interaksi satu sama lain dlm perannya m’ciptak’ & m’p’tahank’ budaya. (Baylon & Maglaya)
·    Seklmpk org yg di hub.k’ o/ ikatan p’kawinan, adopsi kelahiran yg b’7an m’ciptak’ &m’p”tahank’ budaya yg umum, meningkatk’ p’kembangan fisik, mental, emosional & sosial tiap anggotanya (duval 1977).
Ciri2 Keluarga
Burges, dkk (1963)
·    Klrg tdd org2 yg disatuk’ o/ikatan p’kawinan, darah & ikatan adopsi
·    Aggt klrg biasanya tggl dlm satu rumah
·    Aggt klrg saling b’interaksi & b’komunikasi satu sama lain dlm peran2 sosial klrg spt suami-istri, ayah-ibu dll.
·    Mpy kebiasaan/kebudayaan yg b’asal dari masy ttpi masing2 mpy keunikan sendiri.
Alasan Krg Perlu di Pilih Sbg Sasaran Utama yg Hrs Dilayani
·    Klrg mrpk’ suatu sistem
·    Tdpt hub yg erat antara klrg dgn kes
·    Penemuan kasus → M’gambark’ kes klrg
·    Diketahuinya fungsi klrg
·    Mrpk’ klmpk Penerus → M’koreksi & m’cegah mas kes
·    Saluran efektif utk prwtn kes komunitas
Tife Keluarga
·    Muclear Family (klrg inti) → Klrg yg tdd ayah, ibu & anak
·    Extencled Family (klrg besar) → Klrg inti+dgn org2 yg mpy hub drh/p’kawinan mis: kakek/nenek, bibi dll
·    Blended Family (klrg campuran) → Klrg yg menikah di mana pasangan salah satu  a/ kedua sudah p’nah menikah selamanya & m’bawa anak dari p’kawinan sebelumnya
·    Single Parent Family → seorg wanita/pria yg hidup sendiri (pernah/tdk menikah) dgn anak2nya/bisa jg anak adopsi
·    Pasangan kumpul kebo → Pasangan yg hidup b’sama tanpa nikah
·    Klrg Gay/Lesbian → Org2 b’jenis kelamin sama yg hidup b’sama sbg “psngn yg menikah”
·    Klrg 3 generasi → klrg yg tdd nenek, ibu, cucu.
Struktur Keluarga
*  Pola & proses komunikasi
Komunikasi klrg b’fungsi :
-    Komunikasi t’buka & jujur
-    Konflik Klrg & penyelesaiannya
-    Melibatk’ Emosional

Komunikasi tdk b’fungsi :
-    T’tutup & tdk jujur
-    Gosip (-)
-    Tidak b’fokus pd suatu hal
-    Selalu m’ulang ide/p’dpt sendiri
*  Struktur Peran
Peran adlh :
Þ       Serangkaian prilaku yg dihrpk’ sesuai dgn posisi sosial yg diberikan
Þ       Target dari apa yg dihrpk’ yg harus dilakuk’ indv pd situasi t’tentu. Utk mcpi 7an.
Ø Peran Formal: Sbg suami/istri/ortu, Pengasuh, Pemelihara rumah, Pemberi nafkah, B’hub dg klrg suami/istri, Sexual
Ø Peran Informal:Inisiator, Koordinator, Anggota masy dll
*  Struktur kekuatan
Þ       Kemampuan indv utk m’ontrol/m’p’aruhi/merubah org lain.
1. Legitimate power (pengaruh/kekuatan/kekuasaan), mis Ayah melarang anaknya pergi dari rumah
2. Referen power (ditiru) → Punya keahlian t’tentu, shg punya kekuatan
3. Reword Power → m’berik’ hadiah
4. Courcive power (paksaan)
5. Imformational power → pemberian informasi


Fungsi Keluarga (Friedman)
1. Fungsi Afektif
·    P’lindungan psikologis
·    Interaksi
·    Mengenal identitas diri indv
·    Rasa aman
·    M’dewasak’
2. Fungsi sosialisasi & peran
·    Fungsi & peran di masy
·    Sarana utk kontak sosial di dlm&luar rmh
3. Fungsi reproduksi
·    M’jamin klangsungn hidup gnerasi & klangsungn hidup masy
4. Fungsi pemenuhan kebut fisik & prwtn
·    Sandang
·    Pangan
·    Papan
5. Fungsi ekonomi
·    Pengadaan sumber dana
·    P’alokasian dana
6. Fungsi pengontrol
·    M’berik’ pddk norma2

P’kembangan klrg (friedmand, 1998)
Tahap I       : Klrg pemula (pasangan baru menikah)
Tahap II      : Klrg child bearing (anak t’tua adlh bayi s/d umur 30 bln)
Tahap III     : Klrg dg anak prasekolah/balita → anak t’tua umur 2 hingga 6 thn)
Tahap IV     : Klrg dg anak usia sekolah (anak t’tua b’umur 6 hingga 13 thn)
Tahap V      : Klrg dg anak remaja (anak t’tua b’umur13 hingga 20 thn)
Tahap VI     : Klrg dewasa muda (m’cakup anak p’tama hingga t’akhir yg meninggalk’ rumah)
Tahap VII    : Org tua usia p’tengahan (tanpa jabatan, pensiunan)
Tahap VIII   : Klrg lansia (klrg yg usia lanjut / pensiun hingga kematian pasangan)

PROSES KEPERAWATAN KELUARGA
Prwtn klrg mrpk’:
·    Suatu proses kompleks
·    Memerlukan pdkt yg logis & sistematis serta kerja sama dg klrg maupun anggota klrg.
ß
Proses keperawatan
Prinsip keperawatan keluarga:
·    Bekerja sama dg klrg scr kolektif
·    Sesuai dg kemauan klrg
·    Terima & akui struktur klrg
·    Penekanan pd kemampuan klrg
·    Sesuaik’ dg thp tumbang klrg
Pentingnya m’kaji kes klrg
·    Klrg adlh pusat yankes scr total
·    Efek kes klrg pd kes masy ® klrg selalu b’tetangga
Tahapan Proses Keperawatan keluarga
*  Pengkajian klrg meliputi:
·    M’identifikasi data demografi, sosio cultural
·    Data lingk
·    Struktur & Fungsi klrg
·    Stress & koping yg digunak’ klrg
·    P’kembangan klrg
P’kajian individu meliputi:
·    Pengkajian fisik, mental, emosi, spiritual
*  Perumusan DX kprwtn
*  Penyusunan perencanaan dg prioritas menetapk’ tujuan, identifikasi sumber daya klrg & menyeleksi intervensi kprwtn
*  Implementasi Askep
*  Evaluasi
PROSES PENGKAJIAN KLRG
Sumber2 p’kajian data
·    Interview dg klrg
·    Observasi keadaan rumah & fasilitas yg ada
·    P’kajian fisik klrg (head to toe)
·    Data sekunder: Lab, X-Ray, dll

Pengkajian klrg
*  Data umum
·    Nama Kepala Klrg (KK)
·    Alamat
·    Pekerjaan KK
·    Pendidikan KK
·    Komposisi Klrg

N
O
Nama
JK
Hub
dg
KK
Umur
Pddk
G
C
G

POLIO
DPT
HEPATITIS

1
2
3
4
1
2
3
1
2
3

1

















2


















Genogram :


 

= laki-laki


 

= Perempuan


 

= Identifikasi Klien


 

= Anak  Angkat




= Meninggal


 

= Pisah


 

= Cerai

= Aborsi



= Serumah

·    Tife keluarga
·    Suku
·    Agama
· Status
· Aktivitas Rekreasi

*  Rwyt & tahap p’kembangan klrg
·    Tahap p’kembangan saat ini
·    Thp p’kembangan yg belum t’penuhi
·    Rwyt klrg inti
·    Rwyt klrg sebelumnya
*  Lingkungan
·    Karakteristik rumah
·    Karakteristik tetangga & komunitas
·    Mobilitas geografis
·    P’kumpulan klrg & interaksi dg masy
·    Sist p’dukung klrg
*  Struktur klrg
·    Pola komunikasi klrg
·    Struktur kekuatan klrg
·    Struktur peran (m’jlsk’ peran msg2 anggota klrg baik formal & informal)
·    Nilai & norma klrg ( nilai & norma yg dianut klrg)
*  Fungsi klrg
·    Fungsi afektif
·    Fungsi sosialisasi
·    Fungsi prwtn kes
·    Fungsi reproduksi
·    Fungsi ekonomi
*  Stres & koping klrg
·    Stress jangka pendek & panjang
Jangka Pendek (yg dialami & perlu penyelesaian dlm waktu 6 bln)
Jangka panjang (perlu penyelesaian > 6 bln)
*  Pemeriksaan fisik
Dilakuk’ pd semua anggota klrg
Metode = metode di klinik
*  Harapan klrg
Akhir p’kajian ® prwt menanyak’ harapan klrg thdp nakes yg ada
Diagnosa Keperawatan
Adl: keputusan klinis ttg respon yg actual, resiko/pot. Mnyangkut mslh hidup & kes (NANDA,1998)
Þ       Komponen DX kep : mslh, etiologi, tanda & gejala.
Analisa data :
DATA
MASALAH
S :
O:

Tipologi DX kep klrg:
·    Wellness = Potensial
-    Suatu keadaan dimana klrg dlm keadaan sejahtera shg kes klrg dpt di­k’
-    Khusus utk Wllness boleh/tdk m’gunak’ etiologi
·    Resiko
Sudah ada data yg menunjang namun belum tjd ggn
·    Aktual
Hasil p’kajian didptk’ data mengenai tanda & gjala dari ggn kes. Kata yg sering di pakai:
-    Perubahan
-    Tak efektif
-    Penurunan
-    Gangguan
-    Kurang
-    Disfungsional
-    Kerusakan
-    Kelebihan, dll
Prioritas mslh dibuat b’sama klrg yg di pengaruhi oleh...................
·    Mslh dpt diubah
-    Pengetahuan sekarang & tindakan
-    Sumber dana, daya, klrg & masy
-    Sumber daya perawat
·    Potensial utk dicegah
-    Berat ringannya masalah
-    Lama masalah ada
-    Tindakan yg dijalani
-    Adanya klp high risk
·    Menonjolnya masalah
-    P’sepsi klrg ttg mslh

Format prioritas masalah
KRITERIA
BOBOT
PEMBENARAN
Sifat masalah:
Actual                              = 3
Resiko                            = 2
Potensial                        = 1
1
Alasan, apa dampak thd kes klrg scr keseluruhan
Kemungkinan utk di rubah:
Mudah                            = 2
Sebagian                        = 1
Tdk dapat                       = 0
2
Dilihat dari
- Keluarga               - Dana
- Petugas                - Lingkungan

Pot dicegah:
Tinggi                             = 3
Cukup                             = 2
Rendah                          = 1
3
Dilihat dari
-  Akut/kronis
-  Lingk rumah
-  Kelompok resti
Menonjolnya masalah
Sgr ditangani                 = 2
Mslh ada tp tdk
perlu ditangani              = 1
Mslh tdk dirasak’           = 0
2
Mslh yg ada, apakah dirasak’ o/ klrg a/ tdk
                Skor                       
Cara P’hitungan :                                               X      Bobot = ..........................
                                        Angka t’tinggi

Perencanaan
Hal2 yg harus di p’hatik’ dlm m’buat perencanaan:
·    P’masalahan jelas
·    Perencanaan dibuat b’sama klrg
·    Harus tertulis
·    Perencanaan realistis
Implementasi
Þ       Dilakukan oleh banyak orang (klien, perawat, nakes lain, masy)
Tindakan thdp klrg mencakup:
·    M’stimulasi kesadaran/penerimaan klrg mengenai mslh & kebut kes dg cara:
-    M’beri informasi
-    M’identifikasi kebut & ttg kes
-    M’dorong sikap emosi yg sehat thdp mslh
·    M’stimulasi klrg utk memutusk’ cara prwtn yg tepat
-    M’identifikasi konsekuensi tdk melakukan tindakan
·    M’berikan kepercayaan diri dlm merawat anggota klrg yg sakit
-    M’ demontrasikan cara perawatan
-    M’gunakan alat & fasilitas yg ada di rumah
·    M’bantu klrg utk menemukan cara bagaimana m’buat lingk mjd sehat
-    Menemuk’ sumber yg dpt digunakan klrg
-    Melakukan perub lingk klrg seoptimal mungkin
·    Memotivasi klrg utk memamfaatkan fasilitas kes
-    M’gunakan fasilitas kes yg ada di lingk rumah
-    M’bantu klrg m’gunakan fasilitas kes yg ada
Evaluasi
·    M’gunakan metode SOAP
·    Evaluasi tdk t’capai bila:
-    Tujuan tdk realistis
-    Tindakan tdk tepat
-    Faktor lain, mis: klrg tdk ada dirumah, klrg b’halangan.

KONSEP KELUARGA SEJAHTERA
A.     Pendahuluan
Visi GKBN ® Mewujudkan NKBS
Plaksanaan GKBN ® Sjak BKKBN dibentuk (tgl 29 Juni 1970 dg Kepres No.8 th 1970)
·    Tgl 16 April 1992 ® UU No.10 th 1992 ttg P’kembangan kependudukan & p’bangunan klrg sejahtera
·    Tgl 29 Juni ® Sbg hari Keluarga Nasional
Tujuan Pembangunan klrg sejahtera adalah: (pasal 4 UU No.10 th 1992)
“Mengembang kualitas klrg agar dpt timbul rasa aman, tentram, & harapan masa depan yg lebih baik dlm mewujudk’ kesejahteraan lahir & bathin”
B.     Pengertian